Checklist Persiapan Masjid Menyambut Ramadhan

Daftar periksa yang bisa dipakai pengurus masjid satu bulan sebelum Ramadhan: kepanitiaan, kebersihan, jadwal imam, takjil, dan informasi untuk jamaah.

Lentera Ramadhan yang menyala

Ramadhan selalu membuat masjid lebih ramai. Persiapan yang dimulai sebulan sebelumnya membuat pengurus tidak kewalahan, dan jamaah merasakan pelayanan yang tertib sejak malam pertama tarawih.

1. Bentuk panitia dan bagi tugas

Tunjuk satu penanggung jawab untuk setiap bidang, lalu catat nama dan nomor kontaknya. Bidang yang biasanya dibutuhkan:

  • Ibadah: jadwal imam, penceramah kultum, dan tadarus.
  • Konsumsi: takjil dan buka puasa bersama.
  • Perlengkapan dan kebersihan: karpet, pengeras suara, tempat wudhu.
  • Keuangan: pencatatan infaq dan pengeluaran selama Ramadhan.
  • Informasi: pengumuman dan dokumentasi.

2. Periksa kondisi masjid

Lakukan kerja bakti sebelum Ramadhan tiba. Periksa lampu, kipas, pendingin, pengeras suara, keran wudhu, dan saluran air. Perbaikan yang ditunda sampai tengah Ramadhan biasanya makin sulit dilakukan karena masjid sedang penuh.

3. Susun jadwal sejak awal

Buat jadwal imam tarawih, imam subuh, dan penceramah untuk satu bulan penuh, lalu cadangkan satu nama pengganti untuk tiap sesi. Jadwal yang sudah jelas mengurangi telepon mendadak di hari-H.

4. Rencanakan takjil dengan hitungan jelas

Perkirakan jumlah porsi dari kehadiran tahun lalu, tentukan siapa yang menyumbang pada hari apa, dan siapkan wadah untuk menampung sisa makanan supaya tidak terbuang.

5. Catat uang masuk dan keluar sejak hari pertama

Infaq biasanya naik selama Ramadhan. Catat setiap transaksi pada hari yang sama dan pisahkan per kategori agar laporan akhir bulan mudah dibuat. Panduannya ada di artikel Mengelola Kas Masjid dengan Buku Kas Digital.

6. Beri tahu jamaah

Tempel jadwal di papan masjid, bagikan lewat grup pesan, dan tampilkan di layar. Jika masjid memakai papan informasi digital, tambahkan teks berjalan berisi jadwal kegiatan dan imbauan menjaga ketenangan selama shalat.

Persiapan yang rapi bukan soal kemewahan, melainkan agar ibadah jamaah berjalan nyaman.

Foto sampul: Ibrahim.ID, CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons.