Saat mencari masjid terdekat atau jadwal kegiatan, kebanyakan orang membuka ponsel. Masjid yang informasinya mudah ditemukan akan lebih dikenal, dan pesan dakwahnya lebih jauh menjangkau orang.
1. Lengkapi profil masjid
Isi nama, alamat, kontak, dan deskripsi singkat dengan jelas. Pastikan nama dan alamat ditulis sama persis di mana pun masjid dicantumkan. Konsistensi membantu mesin pencari mengenali bahwa semua informasi itu milik masjid yang sama.
2. Tandai lokasi di peta
Titik lokasi yang akurat membantu orang menemukan masjid, dan di aplikasi ini juga dipakai menghitung jadwal shalat otomatis. Pastikan titiknya tepat berada di bangunan masjid.
3. Unggah foto yang jelas
Foto tampak depan dan interior yang terang membuat orang yakin sebelum datang. Pilih foto berformat lanskap dan hindari foto buram atau terlalu gelap.
4. Tulis artikel secara rutin
Artikel yang menjawab pertanyaan nyata jamaah, misalnya jadwal kegiatan, panduan Ramadhan, atau ringkasan kajian, menjadi pintu masuk baru bagi pencari di internet. Beberapa hal yang membantu:
- Judul yang jelas dan memuat topik, bukan sekadar "Pengumuman".
- Deskripsi singkat yang menarik untuk dibaca di hasil pencarian.
- Isi yang orisinal, ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami.
- Gambar sampul dengan keterangan gambar (teks alternatif).
Blog di aplikasi ini sudah menyiapkan hal teknisnya, seperti judul, deskripsi, peta situs, dan data terstruktur. Anda cukup fokus menulis.
5. Bagikan tautan
Bagikan alamat artikel dan halaman masjid melalui grup pesan dan media sosial. Tautan yang sering dibagikan membantu halaman lebih dikenal.
Bersabarlah
Hasil dari upaya ini biasanya baru terlihat setelah beberapa pekan atau bulan, dan tidak ada yang bisa menjamin peringkat tertentu. Yang bisa dilakukan adalah menyajikan informasi yang benar, lengkap, dan rutin diperbarui.
Foto sampul: Undeka 11, CC BY-SA 4.0 via Wikimedia Commons.